Jurnal Dwi Mingguan 2.2

Loading Viewer…

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 2.2
PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN 10
Nama
Kelas
Model Penulisan


  1. Fact (Peristiwa)
    : Yugo Mantias Nurcahyo
    : 147 – A1
    : 4F (Fact, Feeling, Finding, Future)
    Pada pembelajaran di modul 2.2 ini saya mempelajari materi mengenai Pembelajaran Sosial
    dan Emosional (PSE). Sesuai dengan tahapan MERDEKA yang dilaksanakan, pembelajaran
    Modul 2.2 ini dimulai dengan mulai dari diri, kami disuguhi materi dan video yang ada di LMS
    serta diberikan beberapa pertanyaan tentang pengalaman yang pernah kami alami yang
    berhubungan dengan tugas kami sebagai pendidik yang berkaitan dengan sosial dan
    emosional. Bagaimana kami menghadapi krisis tersebut, bagaimana kami bisa bangkit dari
    krisis tersebut, serta apa yang kami pelajari dari krisis tersebut. Kemudian kami disuguhi
    dengan eksplorasi konsep yang berisi materi-materi tentang Kompetensi Sosial Emosional,
    Pembelajarannya serta Implementasinya di sekolah. Selain itu juga diselingi dengan tugas
    tugas yang berisi refleksi dari tiap-tiap materi yang telah kami pelajari. Tujuan dari materi
    Pembelajaran Sosial Emosional adalah memberikan pemahaman, penghayatan dan
    kemampuan untuk mengelola emosi (kesadaran diri); menetapkan dan mencapai tujuan
    positif (pengelolaan diri); merasakan dan menunjukan empati kepada orang lain (kesadaran
    sosial); dan membuat keputusan yang bertanggung jawab.

  2. Feeling (Perasaan)
    Dalam mempelajari modul 2.2 saya sangat senang dan bersyukur mendapat ilmu baru yang
    sangat luar biasa berpengaruh terhadap perilaku saya sebagai guru. Modul ini memberikan
    saya banyak ilmu mengenai Pembelajaran Sosial dan Emosional. Dimana saya adalah seorang
    guru yang terkadang sulit dalam kontrol emosi ‘negatif’ seperti marah, khawatir, dan lain-lain.
    Di modul ini, saya mendapatkan hal yang luar biasa terkait ilmu-ilmu baru yang memacu saya
    lebih bersemangat dalam mengimplementasikan semua yang saya dapatkan. Forum diskusi
    selama sesi ruang kolaborasi membuat saya semakin paham mengenai penguasaan emosi
    dari pembelajaran sosial dan emosional ini. Saya harap dengan mempelajari ini, saya akan
    mampu mengontrol setiap emosi dalam diri saya yang tentunya berdampak kepada orang lain
    serta memberikan contoh kepada rekan sejawat lainnya.

  3. Findings (Pembelajaran)
    Pada modul 2.2 pembelajaran bermakna yang saya dapatkan adalah saya dapat mengenali
    emosi diri sebelum melakukan setiap tindakan itu harus, agar tindakan tersebut tidak
    berdampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Selain mengenali emosi diri, kita juga
    dituntut untuk mampu mengelola emosi tersebut agar kita kembali ke keadaan semula yaitu
    dalam keadaan yang bahagia. Selain itu, banyak lagi ilmu yang saya dapatkan di modul ini
    seperti kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang
    bertanggung jawab. Semua materi tersebut bertujuan untuk menciptakan hubungan yang
    baik dan positif dengan sesama rekan kerja, dengan murid maupun dengan masyarakat
    disekitar kita.

  4. Future (Penerapan)
    Setelah saya mempelajari modul 2.2 tentang Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE) ini saya
    berencana untuk menerapkannya terlebih dahulu dalam lingkup kelas saya di sekolah seperti
    melakukan Bernafas dengan kesadaran penuh sebelum memulai pembelajaran dengan teknik
    STOP, kemudian juga mengintegrasikan kompetensi tersebut dalam pembelajaran saya
    seperti menerapkan kompetensi kesadaran sosial dalam perencanaan pembelajaran yang
    akan dilaksanakan, kemudian menerapkan keterampilan berelasi pada saat melakukan
    refleksi ataupun memberikan umpan balik terhadap hasil kerja teman maupun penjelasan
    guru dengan menggunakan kata-kata yang positif dan mudah dimengerti. Saya juga
    merencanakan membuat rencana pembelajaran yang diintegrasikan dengan PSE.